Temu Lembaga Inkubator Sumatera Utara menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga inkubator di wilayah Sumatera Utara guna mendukung pengembangan kewirausahaan, inovasi, serta pertumbuhan usaha berbasis teknologi dan pengetahuan.
Kegiatan yang dipimpin oleh M. Riza Damanik selaku Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia ini dihadiri oleh berbagai lembaga inkubator, perguruan tinggi, instansi pemerintah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan yang memiliki komitmen dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran lembaga inkubator sebagai katalisator lahirnya wirausaha baru yang inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
Forum ini menjadi wadah diskusi, berbagi pengalaman, serta penyelarasan program antar lembaga inkubator dalam menghadapi berbagai tantangan pengembangan usaha dan inovasi. Melalui kolaborasi yang kuat, lembaga inkubator diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih efektif kepada tenant, mulai dari penguatan model bisnis, akses pembiayaan, pengembangan teknologi, pemasaran, hingga perluasan jejaring usaha.
Direktorat Inovasi, Pembangunan Berkelanjutan, dan Kawasan Sains Teknologi Universitas Sumatera Utara (DIT.IPBKST.USU) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen USU dalam mendukung pengembangan ekosistem inovasi dan kewirausahaan di Sumatera Utara. Keikutsertaan DIT.IPBKST.USU diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga inkubator, dunia usaha, dan pemerintah dalam mendorong hilirisasi hasil riset, pengembangan startup berbasis teknologi, serta penciptaan wirausaha inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui Temu Lembaga Inkubator Sumatera Utara ini, diharapkan tercipta langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat peran inkubator sebagai pusat pembinaan dan pengembangan usaha, sekaligus mendukung pencapaian target peningkatan rasio kewirausahaan nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing guna mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.