Pelatihan tersebut mempertemukan pimpinan dan pengelola inovasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola transfer teknologi, strategi komersialisasi hasil penelitian, penguatan perlindungan kekayaan intelektual, hingga pengembangan model kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Melalui kegiatan ini, para peserta didorong untuk membangun ekosistem inovasi yang mampu menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat dan sektor industri.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi dari para akademisi, praktisi, dan pakar di bidang inovasi, transfer teknologi, serta manajemen kekayaan intelektual. Berbagai topik strategis dibahas, mulai dari pengelolaan portofolio kekayaan intelektual, peningkatan tingkat kesiapan teknologi (Technology Readiness Level), strategi lisensi teknologi, pembentukan perusahaan rintisan berbasis hasil riset (spin-off), hingga optimalisasi kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri dalam mendorong komersialisasi inovasi.

Keikutsertaan Direktur Dit. IPBKST USU dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Universitas Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam bidang inovasi dan hilirisasi riset. Penguatan kompetensi pengelola inovasi menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung transformasi hasil penelitian menjadi produk, teknologi, maupun layanan yang memiliki nilai ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai unit yang memiliki peran dalam pengelolaan inovasi di Universitas Sumatera Utara, Dit. IPBKST terus mendorong terciptanya ekosistem inovasi yang terintegrasi melalui penguatan perlindungan kekayaan intelektual, pendampingan hilirisasi hasil riset, pengembangan inkubasi inovasi, serta perluasan jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah inovasi yang siap dikomersialisasikan serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga membuka peluang bagi Universitas Sumatera Utara untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dunia usaha, dan mitra strategis lainnya. Pertukaran pengalaman dan praktik terbaik selama pelatihan diharapkan dapat memperkuat implementasi program-program hilirisasi riset di lingkungan USU serta meningkatkan kualitas tata kelola inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui partisipasi aktif dalam High Impact Training ini, Universitas Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan riset yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik berkualitas, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan teknologi melalui proses transfer teknologi dan komersialisasi kekayaan intelektual. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Universitas Sumatera Utara sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam inovasi, berdaya saing global, dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Sumatera Utara dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang inovasi dan pengelolaan kekayaan intelektual, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan transfer teknologi, hilirisasi riset, dan pengembangan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.