Kunjungan industri yang dilaksanakan oleh Direktorat Inovasi Pembangunan Berkelanjutan Kawasan Sains dan Teknologi (Dit IPBKST) Universitas Sumatera Utara (USU) ke mitra industri Arih Ersada merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen USU dalam mendorong pengembangan inovasi yang tidak hanya berbasis riset, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat luas dan pembangunan berkelanjutan.

Diskusi dengan Pak Ginting (ketua Bumdes Arih ersada)

Dalam kunjungan ini, tim dari Direktorat bersama peserta yang terlibat mendapatkan kesempatan untuk memahami secara mendalam proses operasional di Arih Ersada, mulai dari pengolahan bahan baku, sistem produksi, hingga penerapan standar mutu dan keamanan pangan. Diskusi interaktif yang berlangsung juga membuka ruang bagi pertukaran ide dan pengalaman, khususnya terkait tantangan industri dalam menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Kebun masyarakat Bumdes arih ersada

Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Melalui penguatan kerja sama dengan mitra industri, Direktorat berupaya mendorong terciptanya peluang ekonomi baru, peningkatan kapasitas tenaga kerja, serta pengembangan inovasi yang dapat membuka lapangan pekerjaan. Hal ini menjadi kontribusi penting dalam upaya pengentasan kemiskinan, terutama melalui sektor industri berbasis pangan yang memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat.

Kebun bunga masyarakat karo

Di sisi lain, fokus pada penerapan standar keamanan dan kualitas pangan yang tinggi di Arih Ersada juga sejalan dengan tujuan SDG 3. Produk pangan yang aman, higienis, dan berkualitas merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kunjungan ini, Direktorat menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan publik.

Bunga yang akan di jadikan teh

Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran Kawasan Sains dan Teknologi USU sebagai pusat inovasi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan menjalin kemitraan yang berkelanjutan bersama industri seperti Arih Ersada, diharapkan akan lahir berbagai inisiatif dan solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Kebun bunga masyarakat karo

Ke depan, Direktorat Inovasi Pembangunan Berkelanjutan KST USU berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kolaborasi dan meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian SDGs. Kunjungan ini menjadi salah satu bukti bahwa sinergi antara akademisi dan industri dapat menjadi pendorong utama dalam menciptakan ekosistem inovasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Di beri hadiah teh dari pak ginting selaku pengurus Bumdes arih ersada

Untuk selengkapnya, kegiatan kunjungan ini dapat ditonton langsung di lama Youtube resmi Direktorat Inovasi Pembangunan Berkelanjutan Kawasan Sains dan Teknologi Universitas Sumatera Utara.