Workshop tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, pengelola riset, dan berbagai pemangku kepentingan dari perguruan tinggi maupun lembaga penelitian untuk berdiskusi mengenai perkembangan terkini di bidang biosains. Selain menjadi forum pertukaran pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis dalam membangun jejaring kolaborasi internasional yang mendukung pengembangan riset berkualitas dan berdaya saing global.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh berbagai materi mengenai penguatan infrastruktur penelitian, pemanfaatan teknologi ilmiah mutakhir, pengelolaan laboratorium riset, serta strategi peningkatan kualitas penelitian biosains yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan. Workshop ini juga membuka ruang diskusi mengenai pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor kesehatan, pangan, lingkungan, pertanian, serta bidang strategis lainnya.
Keikutsertaan Prof. Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P. dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam bidang riset, inovasi, dan hilirisasi hasil penelitian. Melalui Direktorat IPBKST, Universitas Sumatera Utara secara konsisten mendorong pengembangan ekosistem inovasi yang mampu menghubungkan penelitian dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan sektor industri melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Partisipasi dalam workshop internasional ini juga menjadi momentum bagi Universitas Sumatera Utara untuk memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan tinggi, lembaga penelitian, serta mitra internasional. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pelaksanaan penelitian bersama (joint research), pertukaran peneliti, pengembangan fasilitas riset, hingga implementasi teknologi yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing hasil penelitian Universitas Sumatera Utara di tingkat global.

Direktorat IPBKST memandang bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur ilmiah merupakan fondasi penting dalam menghasilkan inovasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai kesempatan pengembangan kompetensi, baik di tingkat nasional maupun internasional, akan terus dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu penelitian dan inovasi di lingkungan Universitas Sumatera Utara.
Melalui keikutsertaan dalam 7th KOICA–ICAB On-Site Capacity Building Workshop, Universitas Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kolaborasi global, penguatan kapasitas peneliti, serta pemanfaatan infrastruktur riset yang modern. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi unggulan yang tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Sumatera Utara dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas peneliti dan pengembangan kompetensi di bidang biosains, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan infrastruktur penelitian, pengembangan teknologi, dan inovasi berbasis sains, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi internasional antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, dan mitra global dalam membangun ekosistem riset yang berkelanjutan.