Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Direktorat Inovasi, Pembangunan Berkelanjutan, dan Kawasan Sains Teknologi (Dit. IPBKST) menjadi tempat pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) yang membahas pengembangan dan hilirisasi produk hasil riset dan inovasi di bidang kosmetik, makanan, dan farmasi.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah diskusi dan pertukaran informasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengawas dalam memperkuat pemahaman mengenai aspek regulasi, persyaratan, keamanan, mutu, serta peluang pengembangan produk hasil riset agar dapat memasuki tahap hilirisasi secara lebih terarah.

Melalui FGD ini, berbagai potensi hasil riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi dapat dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku pada masing-masing bidang. Kehadiran BPOM RI diharapkan dapat memberikan perspektif regulasi sekaligus menjadi bagian dari proses pendampingan dalam mendorong pengembangan produk yang memenuhi standar keamanan dan mutu serta memiliki potensi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.
Direktorat IPBKST USU terus mendorong penguatan ekosistem inovasi dan hilirisasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, dunia usaha, industri, dan mitra strategis lainnya. Kolaborasi dengan BPOM RI menjadi salah satu langkah penting dalam menjembatani hasil riset akademik dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Hilirisasi hasil riset tidak hanya berorientasi pada menghasilkan produk, tetapi juga memastikan bahwa produk tersebut memiliki kualitas, keamanan, manfaat, dan daya saing. Oleh karena itu, pemahaman terhadap aspek regulasi sejak tahap pengembangan menjadi bagian penting dalam mempercepat proses transformasi hasil penelitian dan inovasi menjadi produk yang siap dikembangkan dan dimanfaatkan.
Kegiatan FGD ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya mendorong pengembangan produk kesehatan, pangan, dan kosmetik yang aman serta bermutu.
Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDGs 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan ekosistem inovasi, kolaborasi antarlembaga, serta upaya mendorong hasil riset dan inovasi agar dapat dikembangkan menjadi produk yang bernilai tambah dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, USU dan BPOM RI diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan produk hasil riset yang inovatif, memenuhi ketentuan regulasi, serta memiliki manfaat nyata bagi industri dan masyarakat.